3 Kunci Sukses Penggemukan Sapi Potong

3 Kunci Sukses Penggemukan Sapi Potong

Ampuh Menggemukan Sapi dengan Optimal

Dunia peternakan sangat berkaitan sekali dengan 3 komponen penting yakni bibit, pakan dan lingkungan. Setiap komponen itu akan menjadi faktor penting dalam pemeliharaan ternak yang dipelihara. Bibit yang baik akan menghasilkan produktivitas ternak yang tinggi. Ternak dari silsilah yang baik akan memacu hasil produksi yang tinggi. Begitu juga jika ternak dalam kondisi baik akan memacu performa ternak untuk tampil terbaik. Ternak dalam berproduksi juga harus didukung dengan jumlah pakan yang optimal. Pakan adalah kunci keberhasilan ternak. Pakan baik dalam kualitas maupun kuantitas sangat berpengaruh. Pakan yang kualitasnya rendah maka performa produksi ternak tidak optimal. Ternak yang kekurangan jumlah pakannya akan sulit menunjukkan performanya.

Lingkungan yang baik akan menunjang ternak untuk selalu memacu produksinya secara optimal. Sapi yang dipelihara harus dalam kondisi sehat dan prima. Karena sapi yang sehat akan mampu tumbuh secara cepat. Sapi sehat menunjukkan mata yang sehat, gerak yang lincah, tidak ada cacat pada tubuh, hidung dipastikan tidak berlendir dan mulut tidak mengelurkan lendir. Kandang yang digunakan sebaiknya bebas dari panas dan hujan. Drainase pada kandang harus baik agar air tidak menggenang di lantai.

- 3 Kunci Penting Dalam Penggemukan Sapi Potong: BIBIT sapi yang berkualitas, PAKAN yang baik dan cukup, dan LINGKUNGAN yang bebas dari bibit penyakit

Pakan yang merupakan komponen utama harus diperhatikan agar sapi cepat bertambah gemuk. Pakan yang baik untuk penggemukan adalah pakan tambahan di luar pakan hijauan. Pakan tambahan berupa kosentrat yang bisa berasal dari limbah hasil pengolahan pertanian.
Pemberian pakan yang baik yakni secara kontinu dan tepat waktu. Yakni pagi, siang dan dan sore hari. Pada pagi hari antara jam 6-7 pagi, siang antara jam 11-12 siang dan sore antara jam 3-4 sore. Pemberian pakan harus kontinu karena penting untuk pertumbuhan ternak agar tercapai pertambahan bobot badan optimal. Perbandingan hijauan dan kosentrat yang baik untuk pakan sapi adalah 60:40 yang mana hijauan lebih banyak dibanding kosentrat.

Penghitungan pakan secara sederhana yakni 10% dari bobot badan sapi. Jika berat sapi 300 kg maka pakan yang diberikan adalah 30kg. Jika diberikan secara full hijauan (rumput) maka dapat diberikan 30kg rumput. Jika diberikan kosentrat dan rumput maka rumput sebesar 18 kg dan kosentrat sebesar 12 kg. Pemberian pakan sapi perlu di cek secara berkala agar tau kondisi sapi. Jika ada timbangan maka sapi bisa dilakukan penimbangan sekitar sebulan sekali, jangan terlalu sering karena dapat menyebabkan sapi stress dan turun performanya.

 

Ditulis oleh Widigdo
Edit dan foto oleh Rasyid