5 Penyakit yang Sering Terjangkit Pada Sapi

5 Penyakit yang Sering Terjangkit Pada Sapi

Sapi adalah salah satu hewan ternak yang banyak diminati oleh masyarakat, terutama bagi yang tinggal di pedesaan. Namun, merawat sapi terkadang menjadi sulit saat penyakit pada sapi menghampiri. Bahkan tidak jarang penyakit tersebut berujung pada kematian hewan ternak, sehingga akan merugikan pemiliknya. Ada beberapa penyakit yang sering terjangkit pada sapi, dan diantaranya memang sudah familiar terjadi di sekitar Anda. Penyakit yang sering menjangkit tersebut diantarnya adalah penyakit surra, penyakit anthrax, penyakit kuku busuk, perut kembung (bloat) dan demam BEF.

Penyakit pada sapi yang pertama adalah penyakit surra, yakni penyakit yang disebabkan oleh protozoa trypanosoma evansi, dan memiliki gejala utama menurunnya kondisi tubuh akibat kelelahan, kedinginan, kekurangan atau kelebihan pakan, dan lain sebagainya. Biasanya para peternak akan mendapati kondisi sapinya seperti ini pada waktu musim penghujan, karena saat itulah kondisi tubuh sapi mulai melemah dan menurun. Kemudian penyakit yang kedua adalah anthrax. Ini merupakan penyakit yang berbahaya karena dapat menular pada manusia. Penyakit ini hadir karena bakteri yang masuk dalam tubuh melalui makanan atau minuman yang diberikan. Ciri-ciri sapi yang terjangkit penyakit ini diantaranya demam melanda, pendarahan di beberapa bagian tubuh, nafas yang terengah-engah, dan yang paling menakutkan yakni sapi mendadak mati.

Penyakit kuku busuk menjangkit kuku sapi setelah kuku terhantam benda keras sehingga menyebabkan luka, kemudian luka tersebutlah yang akan dimasuki kuman sehingga menyebabkan kuku busuk. Penyakit yang paling sering yakni perut kembung (bloat), dikarenakan tidak lancarnya pencernaan sapi dan dapat menyebabkan perut menjadi membesar. Pemberian makanan berupa rumput-rumputan yang basah dapat menjadi penyebab penyakit ini menjangkit sapi. Dan yang kelima yakni penyakit demam BEF. Demam ini biasa terjadi selama 3 hari. Penyebab penyakit ini yakni gigitan nyamuk dan lalat. Untuk mencegahnya, Anda harus rutin membersihkan kandang agar tidak menjadi sarang nyamuk dan juga lalat. Jika terserang penyakit ini, Anda bisa gunakan garam dan gula merah sebagai obat tradisional.

Oleh karena itu, untuk mencegah munculnya penyakit pada sapi, Anda sebagai pemilik sekaligus perawat haruslah menjaga dan merawatnya dengan baik. Berikan makanan dan minuman yang higienis, agar kuman ataupun bakteri tidak mudah masuk dalam tubuh ternak sapi.