Asal Usul Sapi Madura

Asal Usul Sapi Madura

Asal Usul Sapi Madura

 

Sapi Madura merupakan salah satu bangsa sapi yang dipertahankan kemurniannya dan dilindungi oleh undang undang veterineir : Peraturan Pemerintah stbl.1934 No.57.c.q.Stbl.1937 No.115. Oleh karena itu hingga saat ini dilarang sapi jenis lain masuk ke madura, akan tetapi sapi Madura boleh disebarkan ke daerah lain.

Sapi Madura telah disebarkan ke daerah lain diluar pulau Madura, akan tetapi perkembangannya kurang baik. Cara pemeliharaan yang khas pada sapi Madura di pulau Madura diperkirakan merupakan salah satu kendala yang menyebabkan kegagalan penyebaran dengan baik.

Populasi sapi Madura masih berpusat di pulau Madura, dari jumlah 2,279.000 ekor sapi Madura diindonesia tahun 2009 sebanyak 54% berada dipulau Madura. Sapi Madura diduga hasil persilangan sapi bali (Bos sondaicus) dengan sapi Zebu ( Bos indicus). Kemungkinan juga mengendung darah Bos Taurus , karena sapi Madura diduga dari hasil persilangan antara sapi jawa dengan sapi bali ; padahal sapi jawa merupakan hasil persilangan dari Bos Taurus dan Bos indicus .

Payne dan Rollingson (1974) menduga bahwa sapi Madura merupakan hasil persilangan antara sapi jawa dengan sapi bali. Payne (1970) mengatakan bahwa sapi Madura persilangan antara sapi Zebu dengan sapi bali. Supriyono dkk. (1978) bahkan menyimpulkan bahwa sapi Madura memiliki darah Bos indicus, Bos Sondaicus, dan Bos Taurus.

Penelitian “Blood type” yang pernah dilakukan oleh Team Peneliti dari Jepang bekerjasama dengan fakultas Peternakan IPB menyimpulkan bahwa dari faktor anti gen darah, sapi Madura merupakan pertengahan antara sapi Bali dan sapi Jawa, sedangkan dari “blood group” sapi Madura lebih dekat dengan sapi bali.