Baik dan Buruknya Mengonsumsi Daging Domba

Baik dan Buruknya Mengonsumsi Daging Domba

Daging Domba yang baik untuk diolah biasanya diperoleh dari domba yang umurnya tidak lebih dari satu tahun. Sebagai sumber protein yang sangat baik, 4 ons daging ini mengandung 27,5 gram protein atau 55% dari saran asupan protein harian untuk orang dewasa. Dalam daging tersebut mengandung 48% vitamin B12, 27% vitamin B3 dan 14% vitamin B2. Vitamin B12 sangat penting untuk produksi sel darah merah, metabolisme homosistein dan fungsi syaraf. Vitamin B3 atau Niacin membantu tubuh menghasilkan energi dari makanan dan penting untuk fungsi sistem saraf. Vitamin B2 atau Riboflavin juga membantu tubuh untuk menghasilkan energi dari makanan dan berperan dalam memperbaiki daya penglihatan.

Domba juga mengandung beberapa unsur mineral yang baik untuk tubuh, terutama zinc. Dalam 4 ons Daging Domba terkandung 33% asupan zinc harian yang disarankan. Zinc membantu penyembuhan luka, mendukung sistem kekebalan tubuh dan mempertahankan kadar testosteron yang sehat. Daging ini juga mengandung 12% zat besi dan 7% tembaga dari asupan harian yang direkomendasikan dan baik untuk tubuh. Zat besi dibutuhkan dalam produksi sel darah merah. Kekurangan zat besi dapat menyebabkan anemia, yang ditandai dengan konsentrasi yang buruk dan kelelahan. Tembaga penting bagi metabolisme zat besi dan berperan dalam sintesis sel darah merah.

Akan tetapi, daging ini kaya akan lemak jenuh dan kalori, dalam 4 ons daging terkandung 331 kalori dan hampir 10 gram lemak jenuh. Jumlah ini adalah hampir dua pertiga dari konsumsi lemak jenuh harian dalam diet 2.000 kalori. Lemak jenuh merupakan faktor risiko penyakit jantung dan dapat meningkatkan kadar kolesterol dalam darah. Daging dari domba juga mengandung zat purin. Tubuh mengubah purin menjadi asam urat dan jika pengeluaran asam urat dari tubuh tidak bekerja dengan baik, zat ini akan menumpuk dan meningkatkan risiko batu ginjal. Akibatnya seseorang yang rentan terhadap asam urat dan batu ginjal harus menghindari makanan yang mengandung zat purin yang tinggi, termasuk Daging Domba. Jika memiliki kondisi tersebut, sebaiknya diskusikan dengan dokter sebelum mengonsumsi daging ini.