Berapakah pahala yang dapat diserikatkan untuk seekor Kambing Qurban?

Berapakah pahala yang dapat diserikatkan untuk seekor Kambing Qurban?

Kambing merupakan salah satu hewan yang diperbolehkan untuk qurban dalam syari’at. Adapun syarat-syarat hewan yang boleh diqurbankan yaitu: merupakan hewan ternak seperti unta, kambing, sapi. Usia yang memadai, jika pada kambing qurban terdapat 2 pilihan yaitu At-tsany (setahun penuh) atau al-jadza (enam bulan), tidak cacat, dan milik pribadi tidak ada sangkut paut dengan hak orang lain baik itu warisan yang belum dibagi. Terdapat keadaan dimana kambing dibolehkan dan dimakruhkan, yaitu boleh ketika kambing dalam keadaan fisik yang sesuai dengan syariat. Dan makruh ketika terdapat sedikit cacat pada kambing seperti, cacat pada kuping, tanduk yang kurang sempurna, dan lain-lain.

Kambing qurban lebih baik daripada sapi qurban, karena 7 qurban kambing lebih banyak manfaatnya dibanding seekor sapi yang diqurbankan dengan cara patungan. Pahala qurban dapat diserikatkan bersama keluarga, namun untuk gugurnya tuntutan ibadah qurban hanya diperuntukkan satu orang yang membeli hewan qurban tersebut. Adapun ketentuan dan pembagian daging qurban telah disepakati para ulama. Ketentuan penyembelihan saat selesainya sholat Ied hingga hari tasyri’, cara penyembelihan dengan menyebut nama Allah SWT dan menghadap kiblat, dan pembagian daging perbungkusnya sebesar 2,5 kg.

Lantas, jika seekor sapi bisa diperuntukkan untuk 7 orang. Apakah satu kambing pahalanya dibatasi juga untuk 7 anggota keluarga saja?. Jawabannya adalah tidak! Pahala yang dapat disebarkan dengan cara berqurban adalah tak terbatas. Memang benar jika pembelian sapi maksimal dari 7 orang, dan seekor kambing hanya seorang. Namun, pahalanya boleh untuk seluruh anggota keluarga meskipun lebih dari 7 orang.

Adapun ketentuan yang masih dianggap anggota keluarga untuk mencakup seekor kambing yaitu, masih merupakan anggota keluarga yang memenuhi 3 syarat antara lain: tinggal bersama, masih ada hubungan kekerabatan, seseorang yang menanggung nafkah semuanya. Seseorang yang berhak mendapat nafkah dari yang berqurban serta yang tinggal serumah meskipun bukan termasuk anggota keluarga. Jadi, jumlah pahala yang diikutsertakan dalam seekor kambing qurban tak ada batas nominal. Yang menjadi batas adalah ketentuan-ketentuan yang sudah menjadi kesepakatan para ulama.