Cara Membedakan Daging Sapi Segar dengan Daging Sapi Busuk

Cara Membedakan Daging Sapi Segar dengan Daging Sapi Busuk

Bagi pengonsumsi daging sapi, tentu adakalanya Anda khawatir terhadap daging sapi yang Anda beli. Bisa saja daging yang Anda beli merupakan daging sapi yang sebetulnya tidak layak dikonsumsi. Namun untungnya, pemerintah khususnya Direktorat Jendral Peternakan dan Kesehatan Hewan dalam melindungi dan meningkatkan kesehatan masyarakat guna menjamin ketentraman batin masyarakat, melakukan rekomendasi sosialisasi ketersediaan daging sapi ASUH (Aman Sehat Utuh dan Halal). Program yang dilakukan oleh pemerintah yang satu ini juga bukan hanya diperuntukan bagi pihak-pihak yang terkait yang memiliki tanggung jawab penuh atas uji kelayakan konsumsi daging sapi, akan tetapi juga harus sampai pada masyarakat. Salah satu syaratnya adalah daging sapi haruslah merupakan hasil dari ternak sapi yang diolah secara baik, tentu juga halal, serta memenuhi standarisasi hygeni sanitasi seperti yang disebutkan tadi, yakni ASUH (Aman Sehat Utuh dan Halal). Maka dari itu, di sini akan membahas mengenai cara membedakan daging sapi segar dengan daging sapi yang telah busuk.

Pertama, selain membedakannya lewat warna, tekstur dan juga aroma, Anda bisa membedakan daging sapi segar dengan daging sapi busuk dengan melihat kandungan lemak yang ada pada daging tersebut. Lemak yang dimaksud di sini merupakan lemak yang terdapat di antara intramuscular (atau yang dikenal sebagai serabut otot) pada daging. Kita dapat melihat lemak yang memiliki fungsi sebagai pembungkus otot dan mempertahankan keutuhan daging itu sendiri. Biasanya, daging sapi busuk akan terasa lembek jika disentuh dengan cara ditekan-tekan.

Selanjutnya, biasanya daging sapi yang layak dikonsumsi sudah tercatat dengan sertifikat halal. Suplier atau penyedia atau penjual daging sapi layak konsumsi tidak akan sembarangan menjual daging. Selain itu, untuk mendapatkan sertifikat tersebut melibatkan izin dari MUI (Majelis Ulama Indonesia). Biasanya, daging sapi busuk memiliki kandungan lebih banyak air.

Kiranya seperti itu cara membedakan daging sapi segar dengan daging sapi yang busuk serta tak layak dikonsumsi. Karena itu, Anda harus pandai-pandai memilih serta mengetahu beberapa ciri yang telah disebutkan tadi untuk pencegahan supaya tepat dalam membeli daging sapi.