Dehorning? Apa Keuntungannya?

Dehorning? Apa Keuntungannya?

Berbicara tentang metode dehorning sebagai penghilangan atau pemotongan tanduk hewan ternak, bagi sebagian orang merupakan hal yang jarang untuk diketahui. Namun, bagi para peternak yang sudah biasa memelihara hewan ternak dengan proses dehorning memberikan banyak keuntungan dan kemudahan bagi mereka dalam memelihara hewan ternak secara efektif tanpa takut akan bahaya yang ditimbulkan nantinya. Dehorning? apa keuntungannya? Silakan simak keuntungan-keuntungan dari proses dehorning hewan ternak di bawah ini:

1. Meminimalisir Bahaya yang Bisa Terjadi Kapan Saja
Bahaya yang dimaksud disini adalah bahaya yang bisa dialami baik antara sesama hewan ternak atau bahkan dialami oleh para peternak itu sendiri. Hewan ternak seringkali berkelahi dengan cara seruduk atau menanduk. Hal inilah yang disebut dengan bahaya, karena hewan ternak dapat saling melukai ketika berkelahi. Dengan dilakukannya proses dehorning, maka para peternak pun tidak terlalu khawatir akan bahaya yang bisa saja terjadi.

2. Menormalkan Bentuk Tanduk
Pertumbuhan tanduk yang tidak bisa dikendalikan akan berujung kepada tanduk yang tumbuh secara melingkar yang justru akan mengenai mata hewan ternak. Hal ini tentu saja menjadi bahaya akan kesehatan hewan ternak. Oleh karena itu, keuntungan dehorning salah satunya adalah untuk menormalkan bentuk tanduk agar tidak mencelakai hewan ternak itu sendiri.

3. Menghemat Ruang Kandang
Tanduk yang pendek, membuat ruang kandang akan memiliki kapasitas yang lebih luas sehingga, ruang kandang hewan ternak dapat terisi secara optimal. Selain itu, dengan tanduk yang pendek maka hewan ternak tidak akan terluka ketika terjadi perkelahian di dalam area kandang.

Ternak yang memiliki tanduk kecil sehingga ruang kandang lebih luas dan menghindari luka pada ternak akibat perkelahian.

Berbagai keuntungan dan proses dehorning di atas dapat menjadi sebuah kemudahan bagi peternak dalam menangani dan memelihara hewan ternaknya. Selain itu, tidak lagi merasa khawatir akan terjadinya bahaya yang bisa melukai hewan ternak atau peternak itu sendiri karena pertumbuhan tanduk pada hewan ternak dapat dikendalikan dengan cara dehorning. Jadi, proses dehorning memiliki berbagai keuntungan yang dirasa efektif bagi mereka yang memiliki hewan ternak bertanduk, seperti sapi dan kerbau.