Fungsi Dari Oxytetracycline

Fungsi Dari Oxytetracycline

Antibiotik diciptakan bukan hanya untuk kepentingan manusia, melainkan juga untuk segala jenis makhluk hidup lainnya. Penggunaan antibiotik di peternakan sangatlah umum terjadi, terutama antibiotik spektrum luas yang dapat membunuh bakteri gram positif dan negatif. Salah satunya adalah Oxytetracycline. Fungsi dari Oxytetracycline pada ternak adalah membasmi segala penyakit yang disebabkan oleh bakteri seperti E.coli, Pasteurella, Streptococcus, Staphylococcus, Chlamydia, dan Protozoa. Penggunaan yang tidak sesuai dosis dan frekuensi tentu saja akan menimbulkan berbagai efek samping pada ternak. Untuk itulah terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan demi mencapai tujuan dari pemberian antibiotik ini.

Bakteri yang masuk ke dalam tubuh ternak dapat terjadi melalui makanan maupun lingkungan. Kondisi kandang yang tercemar dan kotor serta keadaan hewan ternak lainnya yang mengidap penyakit dapat menjadi wadah yang tepat bagi pencemaran bakteri. Dalam pemberian antibiotik Oxytetracycline, hewan yang terindikasi bakteri harus diisolasi terlebih dahulu. Hal ini dikarenakan adanya beberapa kesulitan dalam pemberian antibiotik pada ternak serta efeknya jika dikonsumsi oleh ternak lainnya yang sehat. Oleh sebab itulah, Oxytetracycline hanya diperbolehkan untuk digunakan sesuai indikasi dimana hal tersebut tentu berbeda dengan penggunaan desinfektan.
Akibat yang dapat muncul jika diberikan kepada ternak sehat adalah adanya resistensi terhadap antibiotik. Inilah yang harus dihindari. Banyak peternak yang kurang memahami perihal penggunaan antibiotik, maka sebaiknya benar-benar berkonsultasi terlebih dahulu pada pakarnya. Untuk penyakit-penyakit yang terjangkit karena perkembangbiakan bakteri antara lain adalah pneumonia, anthrax, mastitis, foot root, sinusitis, cholera, infeksi saluran kencing, dan masih banyak lagi.

Mastitis merupakan penyakit yang biasa menyerang pada induk sapi perah pada saat laktasi yang disebakan oleh bakteri.

Penyakit foot root merupakan penyakit yang sering terjadi pada ternak disebabkan oleh bakteri.

Penyakit antrax merupakan penyakit yang berbahaya bagi ternak yang disebabkan oleh bakteri

 

 

 

 

 

 

 

 

Secara umum antibiotik ini digunakan secara injeksi intramuskular dan dapat diulang setelah 48 jam. Penggunaannya pun harus terus berlanjut minimal 3 hari hingga dipastikan hewan telah benar-benar sembuh. Durasi pemberian juga berbeda-beda terkait dengan jenis penyakit yang diderita. Untuk itulah pendampingan dari dokter hewan atau pakarnya menjadi sebuah hal yang sangat perlu dilakukan. Antibiotik haruslah digunakan dengan tepat indikasi dan tepat sasaran. Penggunaan pada hewan yang sedang mengandung juga membutuhkan perhatian khusus.