Mengenal Lebih Dekat Apa Itu Tanin (Zat Antinutrisi) pada Tanaman Leguminosa

Mengenal Lebih Dekat Apa Itu Tanin (Zat Antinutrisi) pada Tanaman Leguminosa

Tanaman leguminosa (legum) atau kacangan-kacangan merupakan tanaman hijauan makanan ternak yang mengandung banyak protein dan sangat baik untuk diberikan sebagai pakan ternak. Selain mengandung protein yang banyak, tanaman leguminosa juga mengandung zat antinutrisi seperti tanin. Zat antinutrisi jika dikonsumsi terlalu banyak oleh hewan ternak ruminansia maka akan dapat menimbulkan keracunan hingga kematian. Untuk itu pemberian hijauan makanan ternak berupa kacang-kacangan harus dikombinasikan dengan pakan lain seperti rumput raja, rumput gajah dan lain-lain.

Para pemilik ternak ruminansia harus mengetahui apa saja tanaman-tanaman yang termasuk dalam tanaman leguminosa. Pengetahuan ini berguna agar pemilik ternak tidak terlalu banyak memberi ternak makanan dari tanaman kacang-kacangan karena zat antinutrisi dari tanaman tersebut sangat berbahaya bagi hewan ternak. Setiap legum pasti mengandung zat anti nutrisi yang bernama tanin. Zat ini dapat menyebabkan penurunan palatabilitas dan menurunnya pencernaan protein. Bahkan jika hewan mengkonsumsi zat ini sebanyak hanya 0,3% sudah dapat menimbulkan gangguan tersebut.

Tanaman-tanaman yang termasuk ke dalam leguminosa ada banyak sekali, diantaranya adalah: daun lamtoro, daun turi, daun kaliandra, daun gamal, daun sorghum dan masih banyak lagi. Banyaknya kandungan zat antinutrisi berbeda-beda pada setiap legumnya. Namun umumnya bahaya dari setiap zat antinutrisi tersebut sama. Kita ambil contoh disini adalah pemberian daun lamtoro kepada hewan ternak. Daun lamtoro merupakan hijauan pakan ternak yang sifatnya makanan ternak tambahan. Untuk itu lamtoro tidak bisa diberikan secara langsung dalam jumlah banyak kepada ternak, melainkan harus dipadukan dengan rumput gajah maupun jerami.

Selain lamtoro, daun kaliandra juga banyak diberikan pada hewan ternak di Indonesia. Daun kaliandra juga memiliki kandungan zat antinutrisi yang hampir sama dengan daun lamtoro. Kandungan zat antinutrisi pada tanaman-tanaman kacang-kacangan ini memang memiliki efek buruk bagi kesehatan hewan ternak ruminansia. Meski begitu sebenarnya tanin juga memiliki efek positif bagi hewan ternak, salah satunya adalah mencegah hewan ternak ruminansia mengalami kembung atau bloat. Jadi setiap peternak harus benar-benar memiliki edukasi yang cukup mengenai zat antinutrisi pada tanaman leguminosa.